Print Friendly, PDF & Email

SEJARAH SINGKAT SMK NUSANTARA

Tahun 2001, Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) membuka lembaga pendidikan jenjang Sekolah Menengah Industri Parwisata (SMIP) kurikulum pada saat itu setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA), Tahun Pelajaran 2001/2002 merupakan tahun pelajaran pertama bagi kami, yang hanya memiliki belasan siswa dengan Program Keahlian Pariwisata dengan Bidang Keahlian Akomodasi Perhotelan. Sebelum membuka Sekolah Menengah Industri Pariwisata ini, Yayasan Aldiana Nusantara juga sedang menjalani lembaga pendidikan jenjang Diploma Tiga (D 3) yaitu Akademi Pariwisata Nusantara, yang dulu sering di sebut dengan AKPIN. Selain AKPIN, YAN juga menjalani lembaga pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau yang dulu lebih sering di sebut UPER.

Tahun kedua dan ketiga, minat masyarakat untuk menitipkan putra putri nya kepada kami terus meningkat, dimana di tahun ketiga kami dapat menampung sekitar 70 siswa baru dan pada saat itupun kami masih dalam keadaan apa ada, dengan menyewa gedung sekolah milik Yayasan Gunadarma Jaya, atau yang dulu lebih sering dikenal sebagai SMK Imam Bonjol. Yang beralamat di Jalan Legoso Raya No.30 Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tangerang (pada saat itu).

Semakin meningkatnya jumlah peminat, maka pada tahun ke empat, tepatnya Tahun Pelajaran 2004/2005 kami membuka Bidang Keahlian Baru, yaitu Bisnis Manajemen / SMEA atau yang biasa di sebut jurusan pemasaran dan Bidang Keahlian Usaha Jasa Pariwisata atau yang lebih di kenal dengan jurusan Travel, mengingat pada saat itu di wilayah Kabupaten Tangerang hanya ada 1 sekolah dengan jurusan travel dan berada sangat jauh di wilayah Alam Sutera, Bumi Serpong Damai (BSD).

Masuk Tahun ke enam, kami pun membuka bidang keahlian baru yaitu Teknik Informatika (TI) dan Farmasi. Semakin berkembang pesatnya teknologi, dengan alasan itulah kami membuka program keahlian tersebut, demi menampung aspirasi masyarakat pada saat itu, agar putra putri bangsa tidak tertinggal oleh teknologi yang kian hari kian canggih. Dan membuka bidang keahlian Farmasi dimana pada saat itu pula permintaan tenaga kesehatan yang semakin banyak dari dunia industri, dan kami lah satu satunya sekolah yang membuka bidang keahlian Farmasi  di wilayah Selatan Kabupaten Tangerang (pada saat itu).

Pertangahan tahun 2006, Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) selesai membangun Gedung barunya milik sendiri, yang beralamat di Jalan Tarumanegara Dalam Nomor 1, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tangerang, sekitar 150 meter dari tempat dimana pertama kali berdiri dan membangun kepercayaan kepada masyarakat luas.

 

Pada tahun 2010, atas dasar pertimbangan pimpinan yayasan pada saat itu, melihat begitu banyaknya siswa dan jurusan yang ada maka untuk Jurusan Farmasi, Keperawatan dan Analis Kesehatan resmi melakukan pemekaran dengan membuka SMK Nusantara 02 Kesehatan.

 

Sekitar tahun 2014, sehubungan satu dan lain hal maka dengan berat hati YAN menutup program keahlian Usaha Jasa Pariwisata (UJP) / Travel di karenakan peminatnya yang semakin sedikit. Dan dibuka nya Jurusan Akuntansi, jurusan Teknik Informatika yang di bagi menjadi 3 yaitu 1. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), 2. Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), 3. Multimedia (MM). Tahun 2019, kami membuka Program keahlian Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) atau yang dulu lebih di kenal sebagai Administrasi Perkantoran.

 

Kini SMK Nusantara 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan melayani 8 Kompetensi Keahlian, diantaranya adalah :

  1. Perhotelan
  2. Tata Boga / Kuliner
  3. Bisnis Daring dan Pemasaran
  4. Akuntansi dan keuangan Lembaga
  5. Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran
  6. Teknik Komputer dan Jaringan
  7. Rekayasa Perangkat Lunak
  8. Multimedia

 

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Video 2


PENDIDIKAN DARING DI MASA PANDEMI

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sudah lebih dari enam bulan terakhir ini berdampak terhadap perubahan aktifitas belajar-mengajar. Tak terkecuali di negeri ini, sejak medio Maret aktifitas pembelajaran daring (online learning) menjadi sebuah pilihan kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 semakin meluas. Praktik pendidikan daring (online learning) ini dilakukan oleh berbagai tingkatan jenjang pendidikan sejak tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Tidak ada lagi aktifitas pembelajaran di ruang-ruang kelas sebagaimana lazim dilakukan oleh tenaga pendidik: guru maupun dosen. Langkah yang tepat namun tanpa persiapan yang memadai. Akibatnya banyak tenaga ..

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s.

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s.