Print Friendly, PDF & Email

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KESISWAAN

SMK NUSANTARA 01

TAHUN PELAJARAN 2020/2021

 

  1. LATAR BELAKANG

Indonesia telah terpuruk di bidang pendidikan selama kurang lebih satu dekade terakhir. Hal ini menjadi tugas bersama seluruh lembaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk membangkitkan kembali dunia pendidikan. Kebangkitan dunia pendidikan harus dimulai dari hal yang terkecil dan mungkin terlupakan oleh kita bersama. Salah satu masalah yang terlupakan adalah peran serta atau keaktifan siswa di luar jam belajar (ekstra kurikuler).

Sangat boleh jadi semangat belajar siswa ditentukan dari kepuasan mereka dalam menyalurkan bakat.

 

Bakat dan keinginannya. Faktor-faktor yang berhubungan secara langsung dan tidak langsung dengan siswa harus dijadikan sebuah tolak ukur untuk menentukan keberhasilan pendidikan.

 

Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang secara langsung berhubungan dengan siswa dan dapat mengembangkan minat, bakat, dan keinginan siswa. Prestasi demi prestasi akan terus dicetak oleh siswa jika sekolah memberikan dukungan yang lebih kepada siswa.

 

Tugas utama siswa di sekolah adalah belajar. Kegiatan di luar sekolah tentu bukan suatu batu loncatan ketika siswa tidak mampu lagi belajar. Kegiatan di dalam ekstra kuriuler haruslah menjadi penopang yang sangat kuat terhadap kegiatan belajar di sekolah.

 

  1. KEBIJAKAN UMUM

Wakasek bidng kesiswaan bertugas mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan siswa. Harapan utamanya adalah bagaimana siswa menjadi insan beriman dan bertaqwa, terdidik, dan selalu mengembangkan kepribadiaannya untuk kemanfaatan pribadi, lingkungan dan orang lain.

 

Semua kegiatan siswa sudah terakomodir dan difasilitasi oleh sekolah. Berkenaan dengan tugas tersebut, wakasek bidang  kesiswaan sudah menentukan garis besar semua kegiatan yang boleh diikuti oleh siswa, diantaranya :

  • Semua kegitan dilaksanakan dengan izin kepala sekolah dan orang tua siswa
  • Semua kegiatan tidak melupakan tugas utamanya, yaitu belajar.
  • Semua kegiatan selalu berorientasi untuk pengembangan diri setiap siswa

.         Semua kegiatan didanai oleh komite sekolah dan dibantu oleh donatur yang tidak mengikat.

  • Jadwal kegiatan harus disesuaikan dengan agenda kegiatan sekolah.
  • Semua kegiatan sudah terencana dengan baik dan matang.
  • Semua kegiatan tidak menyebabkan ekses negatif baik untuk SMK

 Nusantara, maupun untuk yang lainnya.

.         Semua kegiatan ekstra kurikuler harus dilasanakan di luar jam sekolah kecuali dalam keadaan mendesak dengan izin kepala sekolah.

 

  1.  LANDASAN HUKUM

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 butir 6 yang mengemukakan bahwa konselor adalah pendidik, Pasal 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik, dan Pasal 4 ayat (4) bahwa pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran, dan Pasal 12 Ayat (1b) yang menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 5 s.d Pasal 18 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memuat pengembangan diri peserta didik dalam struktur kurikulum setiap satuan pendidikan di fasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan.

Dasar Standarisasi Profesi Konseling yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tahun 2004 untuk memberi arah pengembangan profesi konseling di sekolah dan di luar sekolah.

 

 

  1.  FUNGSI WAKASEK KESISWAAN

.        Mewakili kepala sekolah apabila kepala sekolah berhalanhadir kecuali masalah keuangan dan penandatanganan surat-surat yang tidak didelegasikan.

.        Menyusun program kegiatan kesiswaan setiap awal semester dan melaporkannnya kepada kepala sekolah untuk mendapatkan pengesahannya.

.         Merencanakan dan melaksanakan penerimaan siswa baru.

.         Merencanakan dan melaksanakan masa orientasi siswa (MOS) siswa kels X.

Mengorganisir:

  • Kegiatan pembinaan OSIS.
  • Kegiatan Ekstrakurikuler.
  • Kegiatan Upacara Bendera.

.         6K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kerindangan, dan kekeluargaan).

  • Kegiatan pelepasan siswa kelas XII.
  • Kegiatan pendaftaran ke perguruan tinggi negeri

.         Mengatur tata tertib siswa dan dan mengurus siswa yang melanggar tata tertib.

  • Mengatur seluruh aktivitas siswa baik di dalam maupun di luar sekolah
  • Mengorganisir pelaksanaan karya wisata siswa.

.         Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon siswa penerima beasiswa bersama-sama dengan BP/BK.

 

  1.  VISI DAN MISI

Program kerja wakasek kesiswaan mempunyai Visi dan Misi yang sesuai dengan visi dan misi sekolah yaitu:

 

Visi :

  • Wadah Peningkatan kreatifitas;
  • Pengembang Intelektual dan Imtaq;
  • Pelestari Budaya Santun;
  • Pembimbing Menuju Sukses.

 

Misi :

.        Membina dan mengembangkan prestasi siswa sesuai bakat, minat, dan kemampuan;

.        Meningkatkan dan mengembangkan intelektualitas dan imtaq melalui pembinaan yang intensif;

.        Menjunjung tinggi martabatdan citra sebagai manusia terpelajar yang berbudi pekerti luhur, berkepribadian yang mantap, mandiri, dan berdisiplin;

.        Mengembangkan potensi siswa melalui peningkatan life skill sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memasuki tenaga kerja;

.        Mewujudkan kerja sama dan menjalin kekeluargaan diantara warga sekolah sebagai implementasi dari wawasan Wiyata Mandala.

 

  1. TUJUAN

Mengembangkan kreatifitas, bakat, dan minat siswa.

  • Membuat kegiatan-kegiatan yang berguna buat siswa.
  • Melaksanakan kegiatan yang kreatif dan inovatif.

.        Membuat program kerja setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.

.        Membuat anggaran yang proporsional untuk setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.

Mencetak siswa yang berprestasi di dalam akdemik dan organisasi.

  • Memantau seluruh kegiatan yang bersifat prestatif.

.         Mengikuti seluruh turnamen, lomba-lomba, kuis-kuis, seleksi siswa teladan di ...... dan luar ......

.         Mengirim siswa berprestasi ke tingkat gugus dan tingkat Nasional di bidang olahraga dan akademik.

.         Mengutus siswa mengikuti seminar dan diklat yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga tertentu yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian siswa.

  • Mendata kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh siswa

 

 

 

PROGRAM KERJA WAKASEK KESISWAAN

 

PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK

Adapun program jangka pendek merupakan suatu rencana pencapaian tujuan kegiatan dalam kurun waktu 1 semester sampai 1 tahun, diantaranya:

  • Menyusun program kerja.
  • Menyusun jadwal kegiatan setiap kegiatan OSIS dan ekskul.
  • Membuat Tata Tertib Siswa.
  • Menyusun pengurus dan pembina OSIS dan ekskul.
  • Membuat skor sangsi setiap pelanggaran siswa.
  • Membina siswa yang bermasalah.
  • Memantau dan membimbing kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.
  • Menjalin hubungan baik dengan wakasek kesiswaan dan siswa sekolah lain

.

PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG

Program kerja jangka panjang merupakan suatu rencana pencapaian tujuan kegiatan dalam kurun 2 – 5 tahun, diantaranya:

  • Membangun sekolah yang berwawasan disiplin dan patuh terhadap aturan yang berlaku.
  • Mencetak siswa yang berprestasi sampai tingkat nasional/international
  • Mengembangkan kepribadian siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku.
  • Mengirimkan wakil atau duta siswa yang mengikuti lomba mulai tingkat gugus sampai tingkat nasional dan international
  • Mencetak siswa yang mempunyai kemampuan bertaraf nasional dan internasional.
  • Mengirim utusan pertukaran pelajar dengan negara lain.
  • Mendata dan memberdayakan seluruh alumni SMK Nusantara 01

 

 

PENUTUP

  1.  KESIMPULAN

Semua kegiatan yang dilaksanakan, baik langsung oleh sekolah maupun oleh siswa yang berkaitan dengan pengembangan kepribadian selalu terencana dengan baik dan matang dengan selalu membuat rencana program kerja atau kegiatan dan rencana anggaran kegiatan. Semua rencana harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan agenda sekolah dan selalu dipantau oleh kepala sekolah melalui wakasek kesiswaan. Peran serta yang sangat aktif dari seluruh siswa sangat diharapkan demi terwujudnya kepribadian siswa yang menuju ke arah yang positif.

 

  1.  SARAN-SARAN

Sebaik apapun kegiatan itu terenca dan terlaksana, maka penulisan laporan pertanggungjawaban harus dibuat untuk dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Harapan utamanya adalah kegiatan yang sudah terlaksana akan menjadi cermin atau gambaran, sehingga kegiatan berikutnya akan terlaksana dengan baik dan sukses.

Resumenya:

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan mempunyai tugas membantu Kepala Sekolah dalam urusan-urusan sebagai berikut :

  • Menyusun dan mensosialisasikan tata tertib siswa yang akan diterapkan kepada siswa
  • Mengatur dan mengkoordinir ketertiban, kedisiplinan, dan kehadiran siswa di sekolah serta masalah-masalah yang berhubungan dengan hal tersebut
  • Mengkoordinir program supervisi bagi siswa yang mempunyai permasalahan dalam :
  • Pengajaran
  • penyesuaian pribadi
  • Penyesuaian sosial
  • Penyesuaian emosional
  • Mengkoordinir pelaksanaan program kesehatan dan keamanan bagi siswa
  • Mengkoordinir dan membina program kegiatan OSIS / IRM yang berhubungan dengan kegiatan Dinas Pendidikan Nasional

.        Melakukan pembinaan dan pembimbingan pengurus OSIS dalam berorganisasi serta memantau realisasi kegiatannya.

  • Menyelenggarakan pertemuan antara perwakilan siswa dengan guru, dan karyawan
  • Bersama-sama dengan waka kurikulum untuk menyusun program pelaksanaan bimbingan bagi siswa teladan, atau siswa peserta olimpiade mata pelajaran
  • Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh para pembina ekstrakurikuler
  • Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan siswa, misalnya kegiatan tengah semester, kegiatan class meeting dll
  • Mengkoordinir penjaringan siswa-siswi yang akan diusulkan mendapatkan beasiswa dari pemerintah
  • Mengadakan pemilihan siswa yang akan mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah
  • Bersama-sama dengan Pembina-pembina untuk mengkoordinir kegiatan penerimaan siswa baru, melalui serangkaian kegiatan :
  • Membentuk kepanitiaan
  • Perencanaan daya tampung
  • Pembuatan brosur PPDB dan penyebarannya
  • Pelaksanaan PPDB
  • Analisis daftar nilai
  • Pengumuman
  • Daftar Ulang
  • Hari pertama masuk sekolah
  • Bersama-sama dengan Waka Humas untuk mengkoordinir kegiatan studi tour
  • Mengkoordinir penempatan siswa dalam setiap kelas.
  • Mengkoordinir pelaksanaan Wisuda siswa
  • Mengkoordinir pencatatan dan penyimpanan dokumen prestasi akademik dan non akademik siswa
  • Menyusun, mengkoordinir dan memonitor kegiatan guru piket
  • Mengkoordinir kegiatan siswa yang akan mengikuti suatu lomba / kejuaraan.
  • Mengkoordinir dan menyiapkan petugas upacara
  • Mengkoordinir penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan.[ki]
Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Video 1


PENDIDIKAN DARING DI MASA PANDEMI

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sudah lebih dari enam bulan terakhir ini berdampak terhadap perubahan aktifitas belajar-mengajar. Tak terkecuali di negeri ini, sejak medio Maret aktifitas pembelajaran daring (online learning) menjadi sebuah pilihan kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 semakin meluas. Praktik pendidikan daring (online learning) ini dilakukan oleh berbagai tingkatan jenjang pendidikan sejak tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Tidak ada lagi aktifitas pembelajaran di ruang-ruang kelas sebagaimana lazim dilakukan oleh tenaga pendidik: guru maupun dosen. Langkah yang tepat namun tanpa persiapan yang memadai. Akibatnya banyak tenaga ..

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s.

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s.